Senin, 27 Februari 2012

Pengalaman yang Paling Mengesankan di SMP 8 YK

Belajar tiga tahun di SMPN 8 YK tentunya meninggalkan kesan yang tidak akan terlupakan bagi saya tentunya. Pada hari ini,pada saat ujian praktek TIK,saya akan mengupas seluruh pengalaman paling mengesankan dari kelas 7,8,dan 9.

Ucapan terimakasih kami ucapkan kepada beliau :
1. Bapak Supriyono,A.Md
2. Ibu Prof. Dr (HC). R.Ngt. Ambar Suwarsi,S.Pd,M.Pd,LL.M.,CkT.,CKet.,Ph.D.

Pengalaman paling mengesankan 90 persen ada di kelas 8 .
Peringkat pertama adalah setiap jam membatik. Saya dan Yoga (sekarang disamping saya mengerjakan ujian praktek ) selalu membatik dengan sikap yang tenang-tenang saja. Akan tetapi pada suatu hari,orang berinisial DF dan ANR menumpahkan malam panas hampir satu wajan,mengotori lantai tempat membatik. Teman teman sekelas 8-10 ketawa melihatnya.
Terus,bu Ambar keluar dari dapur ruang guru dan mengeluarkan jargon nya pertama kali yang berbunyi "" Uayoo Muasss,Cuekat Ceket Cuekat Ceket!Ayo Ndang Digarap! Mundak ora Rampung!"    Pasti anda yang pernah mengalami kejadian ini ngakak dan harus dibawa ke psikiater untuk berhenti tertawa. Dan setelah kejadian itu,bu Ambar selalu mengucapkan kata2 itu.
Selain itu,setiap jam membatik,temen2 terutama yang laki-laki mesti iseng masukkan sesuatu ke malam cair,entah itu batang korek api,canthing,kertas,batu,kerikil,atapun semut. Kalau pun Bu Ambar ngelihat,terus marah-marah kita bukannya merasa bersalah tapi malah ketawa keras,numpahin malam pake canthing pelan-pelan (sbg. ungkapan jengkel - yang melakukan ini cuma oknum dari 8-10 kok) bahkan ngulangi perbuatan itu lagi
Mungkin bagi anda yang belum pernah melihat atau mendengarnya,merasa biasa saja. Tapi bagi anak 8-10 tahun 2010-2011 pasti terkesan sepanjang zaman.

Kedua,setiap pelajaran matematika,kalau ada anak didiknya yang usil di 8-10,Pak Pri sama sekali nggak pernah marah.
Contohnya waktu Valerie tanya pelajaran matematika ke Pak Pri waktu beliau (lumayan/agak) marah,Pak Pri cuma menjawab " Sebentar ya Valeriee,saya sedang marah" . Kalau anda anak 8-10,pasti tau intonasinya,terus ngakak juga.
Pak Pri selalu memberikan Nasehat juga yang intinya "HIDUP ITU SEPERTI AIR,dan JUGA SEPERTI RODA"

Hampir lupa,tepatnya hari Senin waktu pelajaran musik kelas 9,tanggalnya lupa,Pak Marjudi nyari kacamatanya yang ilang. Awalnya nyari ke kelas 9-10 tapi nggak ketemu. Akhirnya pak Marjudi balik lagi ke ruang musik. Dikira ada di atas piano,tetapi juga nggak ketemu. Terus balik ke kelas 9-10 lagi ,tanya "Ada yang tau kacamata saya?" temen-temen yang lain juga udah memastikan di meja guru nggak ada kacamatanya. Pak Marjudi bolak balik dari kelas 9-10 ke ruang musik,dan sebaliknya.
Pak Marjudi semakin penasaran. Akhirnya balik lagi ke ruang musik (ke 3xnya) yang udah dikunci pake gembok. Dengan susah payah pak Marjudi mbuka lagi pintu ruang musik. Ee,tapi nggak ketemu juga di ruang musik. Terus Pak Marjudi nggak sengaja bungkuk,ngerasa ada yang mau mlorot dari kantong bajunya. Ternyata yang mau mlorot itu kacamatanya. Pak Marjudi sama beberapa temen2 kelas yang ikut waktu itu lihat cuma cengar-cengir aja liat kejadian itu.
Wealah,kasihan Pak Marjudi...

Itu saja salah satu pengalaman yang paling mengesankan dari sekian banyak pengalaman di SMPN 8 YK
Demikian dan Terima Kasih

1 komentar:

  1. Kenangan indah di bangku sekolah ya mas Bimbim...jadi kangen sama 8-10, anak2 yg baik, pintar dan lucu2 jika diingat sekarang setelah sekian tahun berlalu.

    BalasHapus